Caroline sempat ditempatkan bersama Belze dan membangkitkan naluri protektif Primalis itu. Sistem kemudian menggolongkannya sebagai aset yang dapat dikorbankan. Pada tahap akhir ia ditemukan tidak sadar dan dimasukkan ke pod stasis dengan penanda NR, sehingga kehilangannya menjadi salah satu alasan Belze ingin membongkar fasilitas.
Caroline bangun dengan perasaan bahwa ia baru saja menulis sesuatu, sebuah cincin yang dikenalnya, dan bayangan wajah yang tidak dapat ia ingat tetapi tetap menimbulkan rasa bersalah. Ketika mencari sumber napas berat dari kamar mandi, ia justru ditarik oleh Belze yang sedang berada dalam wujud Primalis penuh. Belze mendekapnya berdasarkan naluri protektif yang kacau, seolah orang asing itu satu-satunya hal yang tidak boleh hilang. Caroline menjadi saksi salah satu keadaan Belze yang paling rentan: bukan hanya monster besar yang mengurungnya, melainkan pemuda yang ketakutan terhadap tubuh serta instingnya sendiri.
Pasangan Belze dan Caroline kemudian memperoleh kecocokan yang cukup tinggi di jalur simulasi, tetapi hubungan itu selalu dibayangi pertanyaan tentang seberapa banyak kedekatan mereka lahir dari pilihan dan seberapa banyak dibentuk dorongan sistem. Caroline juga sempat berada dalam kelompok Soraya, Zion, Leon, dan Priscilla, ketika semua orang mulai mengetahui bahwa pengalaman mereka bukan mimpi biasa. Kehadirannya lebih tenang dan tidak dominan; ia menyerap informasi sambil membawa kegelisahan yang tidak dapat dijelaskan oleh ingatan utuh.
Pada tahap penetapan permanen, Caroline semula disandingkan dengan Althea. Susunan itu kemudian berubah ketika sistem mulai merespons hubungan-hubungan yang benar-benar berkembang, dan Caroline akhirnya dikeluarkan dari jalur pasangan bersama Lucerix dan Leah. Ia dibawa ke fasilitas sebagai subjek NR dan tetap berada di pod ketika Antares membebaskan Adarra serta Lucerix. Posisi akhirnya menegaskan kekejaman mekanisme Malver: seseorang dapat lebih dulu dipertemukan, diberi dorongan, lalu dihapus dari susunan seolah hubungan dan hidupnya tidak lagi mempunyai nilai. Hubungannya dengan Belze tetap penting karena ia adalah orang pertama yang melihat wujud aslinya tanpa lapisan Terra, walaupun cerita belum memberinya kesempatan untuk menyelesaikan atau mendefinisikan kembali ikatan tersebut dengan kehendaknya sendiri.
Membedakan kehidupan yang nyata dari utopia buatan, mempertahankan daya cipta miliknya sendiri, dan keluar dari sistem yang memperlakukannya sebagai sumber daya.
Caroline berasal dari kaum Colorful di semesta PasteLife. Imajinasi dan emosi kaumnya dipanen menjadi Aura Force, sedangkan kehidupan utopis yang mereka rasakan menutupi kenyataan bahwa tubuh asli mereka tersimpan dalam kriostasis.
Di PasteLife ia tampil sebagai manusia ideal dengan warna pastel pada rambut, mata, dan aura. Di dunia nyata tubuhnya pucat, kurus, dan tidak berdaya di dalam balok es kriogenik yang terus menyerap energi kehidupannya.
Lembut, imajinatif, peka, dan cenderung mencari ketenangan. Caroline membawa sudut pandang seorang penulis, tetapi pengalaman hidupnya membuat batas antara kenyataan dan dunia yang dibentuk untuknya menjadi rapuh.