Character / Luxya Parhelion

Luxya Parhelion
character-image
Faceclaim Source
Iuno (Wuthering Waves)
Score

0

0 users
Ranked #764
Favorites: 0
Stories
image
Diablo Voids Protagonist
Information
Morality: Ambiguous
Full Name: Luxya Parhelion
Nick Name: Luxya
Sex: Female
Races: Archetype
State: Alive
Author
image
Lenishiria Sirenth 13 characters
About

Luxya Parhelion adalah seorang gadis yang keras di balik sisi femininya. Ia lahir dari keluarga kuno Parhelion, sebuah garis keturunan yang secara turun-temurun mempercayai serta peka terhadap takdir dan peruntungan yang dibaca melalui pergerakan benda-benda langit, seperti kemunculan gerhana, hujan meteor, dan susunan rasi bintang. Mereka meyakini bahwa kutukan dan berkah memiliki kesamaan, yang hanya dipisahkan oleh garis takdir setipis lembaran mantel gelap luar angkasa. Keyakinan itulah yang membentuk pandangan hidupnya—pandangan yang kelak akan diubah oleh Luxya sendiri.

Luxya menjadi pasangan utama Antares dalam beberapa tahap eksperimen dan memperlakukan sistem sebagai permainan yang harus dibaca sebelum dilawan. Ia memberikan gelang batu bulan berisi daya kepada Antares. Klasifikasi aset bernilai tinggi justru memperjelas bahwa Malver menghargainya sebagai komoditas, bukan sebagai pribadi.

Luxya berulang kali menjadi penggerak sosial di antara orang-orang yang jauh lebih kaku. Bersama Antares, ia menantang keteraturan, menggoda ketenangan, dan memaksa pemuda itu mengakui bahwa kenyamanan serta ketertarikan juga dapat menjadi informasi. Antares memasak dengan rutinitas teliti dan memperhatikan kebutuhannya, sedangkan Luxya mengubah percakapan menjadi permainan tentang kendali. Ia memberikan gelang emas dan moonstone yang menyimpan daya, menerima pengakuan bahwa Antares mungkin menyukainya pada awal pertemuan, dan mendorongnya berhenti sekadar memainkan aturan Malver.

Hubungannya dengan Mikado lebih riuh. Simulasi mereka menghasilkan salah satu nilai kecocokan tertinggi, dan pertemuan ulang di pesta langsung dipenuhi sapaan provokatif serta ingatan bersama. Mikado mampu mengikuti kecepatannya tanpa terlalu terguncang, namun kedekatan mereka tidak memperoleh lapisan kepercayaan yang sama dengan pilihan-pilihan Luxya berikutnya. Mereka saling menghibur dan menantang, tetapi tidak benar-benar menjadi tempat aman satu sama lain.

Dalam ruang hadiah bersama Ken dan Xandara, Luxya menjadi katalis yang memperlihatkan kepada keduanya bahwa keinginan tidak harus identik dengan tugas. Ia memakai sentuhan dan kedekatan terarah untuk menguji reaksi, tetapi Ken terus meminta batas serta menolak menganggap jawaban terserah sebagai persetujuan. Luxya menanggapi prinsip itu dengan memberi ruang bagi pilihan nyata. Xandara, yang awalnya mengaku tidak memiliki keinginan pribadi, mengamati cara mereka saling mendekat, mencoba menyentuh tangan dan wajah Ken, lalu mulai bertanya seperti apa hidup untuk diri sendiri. Luxya tidak hanya membangun kedekatan dengan Ken; ia tanpa sengaja memberi Xandara kosakata tubuh yang kelak digunakan untuk memahami Zion.

Cassius menjadi teman percakapan yang lebih tenang. Keduanya meninggalkan kebisingan pesta dan bertemu di koridor, tempat ketangkasan sosial Luxya berhadapan dengan kebutuhan Cassius akan ketenangan. Penetapan mereka sebagai pasangan permanen tidak membuat Luxya mengejarnya. Pada jam-jam terakhir, ia justru menemui Antares dan membicarakan cara mengubah nasib, memperlihatkan bahwa daftar sistem tidak menentukan ke mana perhatiannya bergerak.

Antares kemudian memakai Luxya sebagai bagian dari jebakan dengan mengurangi oksigennya sampai kondisi kritis. Tindakan itu mengkhianati kepercayaan yang mulai tumbuh. Namun ketika Windham merobohkan bangunan, Antares melindunginya di dalam es dan menerima luka God-Maw. Setelahnya Zion menghangatkan tubuhnya, sedangkan Ken mengorbankan ingatan untuk menciptakan oksigen dan perban steril. Luxya menjadi titik tempat beberapa hubungan bertemu: Antares membawa campuran eksploitasi serta tanggung jawab, Zion memberi pertolongan tetapi kemudian menculiknya sebagai alat tawar, dan Ken membayar dengan bagian dirinya agar ia hidup.

Sistem akhirnya memasangkan Luxya dengan Ken. Keputusan tersebut sesuai dengan hubungan yang paling konsisten menghormati pilihannya, meski tidak menghapus ketertarikan rumit terhadap Antares atau sejarah bermain bersama Mikado. Luxya tidak pernah dapat diringkas sebagai hadiah bagi salah satu dari mereka. Ia mengubah orang lain karena menolak pasif, tetapi perjalanan itu juga memaksanya melihat perbedaan antara orang yang tertarik padanya, orang yang menggunakan dirinya, dan orang yang bersedia kehilangan sesuatu demi menyelamatkannya.

Motivation

Ia adalah gadis yang berani dan kuat, menolak untuk tunduk pada konvensi, serta bertekad menciptakan konstansi takdir yang layak bagi dirinya—seperti menghadirkan spektrum malam di waktu siang. Arogansinya kerap terlihat dalam caranya menyikapi lingkungan keluarga maupun masyarakat. Banyak sisi dirinya yang sulit ditangkap oleh orang lain, terutama bagaimana ia melawan dengan ketenangan yang mematikan.

Menciptakan takdirnya sendiri, membuktikan bahwa nilai dirinya tidak ditetapkan oleh sistem, dan menolak dijadikan aset reproduktif Malver.

Background

EM Spectrum Manipulation

Luxya merupakan Archetype dari kasta Angelic yang berasal dari semesta Perfection. Ia dapat memanipulasi spektrum elektromagnetik untuk mengendalikan cahaya dan energi, termasuk menyimpan sebagian kekuatannya dalam media seperti batu bulan.

Personality
  • Arogan
  • Ambisius
  • Anggun

Arogan, ambisius, anggun, provokatif, percaya diri, dan strategis. Luxya senang menguji orang lain, tetapi tidak suka ketika kendali atas nasibnya berpindah ke tangan pihak lain.

Plot
The character's role in the story.
No plot yet.
About Roleplayverse

This website tells the universes (up to omniverse) of each story that have been developed together since 2014, collected solely as part of a hobby.

© Roleplayverse. All rights reserved.