Character / Lucerix Vayne

Lucerix Vayne
character-image
Faceclaim Source
Hoshirube Sho (Nijisanji JP)
Score

0

0 users
Ranked #761
Favorites: 0
Stories
image
Diablo Voids Protagonist
Information
Morality: Reluctant Hero
Full Name: Lucerix Vayne
Nick Name: Luce, Erix, Dr. Vayne
Sex: Male
Races: Exonari
State: Unknown
Author
image
Rubidonna 45 characters
About

Lucerix Vayne terlahir sempurna—ironisnya, dia disebut cacat sejati dalam sistem yang menuntut ketidaksempurnaan. Twisted Normativity. Di dunia yang menilai nilai seseorang dari seberapa rusaknya tubuh mereka, seberapa mahal augmentasi yang mereka butuhkan. Pada usia 13 tahun, dia dijadikan subjek eksperimen ilegal, sebagian besar saraf tubuh kirinya dimatikan secara paksa dalam prosedur yang brutal—jarinya dipotong, dia berakhir tidak bisa berjalan, matanya pun dicongkel lalu diganti dengan sensor optik mati. Rasa sakit itu hampir membunuhnya sebelum dia dapat ‘disembuhkan’ dari nasib yang malang . Trauma fisik hebat itu mengguncang segenap jiwanya.

Dia menoreh banyak pujian untuk setiap luka permanen pada tubuhnya, menyambutnya dengan hangat seolah dia terlahir kembali menjadi orang yang sangat berbeda—dia memang tidak akan pernah bisa menjadi dirinya yang lama. Dia tidak benar-benar hidup atau mati. Lucerix sempat melihat dunia dalam kegelapan, tubuhnya mati rasa. Bahkan setelah dia mengakses augmentasi yang menentukan nilainya, Lucerix tetap mengutuk sistem yang ada di dunia ini. Rasa sakit itu terus menghantuinya. membuatnya sekujur tubuhnya gemetaran dan menangis darah. Perilakunya pun berubah drastis—lebih agresif. Oleh karena itu, dia tetaplah dianggap sebuah kegagalan di mata masyarakat, meski dengan kesempurnaan yang telah diraihnya. Kesia-siaan. Meski pada akhirnya dia berhasil mengalahkan trauma-nya dan telah menjadi teknisi jenius, dia memiliki obsesi untuk membuat semua orang yang terlahir sempurna merasakan siksa yang sama. Sejarah mengulang tragedi.

Lucerix membentuk ikatan kuat dengan Belze, kemudian terluka parah dan diklasifikasikan sebagai subjek NR. Arsitektur tubuhnya ternyata dapat menjembatani jaringan biologis dan mesin. Ia akhirnya menerima rencana Adarra untuk menjadikan dirinya router hidup yang membobol topologi jaringan Malver dari dalam.

Lucerix menjalani kedekatan dengan ketakutan bahwa ia akan memperlakukan orang lain seperti dahulu ia diperlakukan. Hubungannya dengan Leah dalam dunia mimpi memperoleh kecocokan emosional tertinggi, tetapi juga memperlihatkan agresi yang lahir dari trauma terhadap tubuh, kecacatan, dan penerimaan. Setelah mereka berbagi rumah, Lucerix berusaha menghormati Leah dengan menjaga jarak. Di pesta ia memperhatikannya dari jauh dan memilih diam sebagai permintaan maaf atas luka yang tidak dapat ditarik kembali. Leah memahami niat itu, namun tetap waspada karena ia tahu penyesalan Lucerix tidak otomatis mengendalikan amarahnya.

Vespera memberi Lucerix pengalaman berbeda. Ia melihat tubuh separuh kuda Vespera bukan sebagai cacat atau kesempurnaan, melainkan sebagai bentuk unik yang setara dengan tubuh mekanisnya. Ia menawarkan makanan, mencari kopi karena itu yang diminta Vespera, dan meminta maaf ketika gagal menemukannya—meski dalam prosesnya ia menghancurkan dapur karena marah pada makanan instan serta lingkungan yang mengingatkan pada rumah. Vespera yang literal tidak segera menghakimi, tetapi menyebut keadaan itu mengkhawatirkan. Di ruang hadiah berikutnya, keduanya bersama Belze sama-sama memahami bahwa kemewahan adalah sangkar emas, walau Vespera berfokus pada pelarian sedangkan Lucerix semakin terpaku pada Belze.

Belze menjadi hubungan yang paling kuat sekaligus paling berbahaya baginya. Lucerix tertarik pada wujud Primalis, naluri, dan pertanyaan apakah ikatan yang lahir dari tubuh bisa lebih jujur daripada hubungan yang diarahkan sistem. Ketika Belze menghentikan sentuhannya dan meminta pertemanan sehat, Lucerix tidak mampu menerima jarak itu dengan tenang. Ia kemudian meninggalkan pasangan yang ditentukan untuk mencari Belze, menyerang Cynthia, memainkan biolanya, melukai diri sendiri serta Belze, dan menuntut jawaban apakah Belze membencinya. Kebutuhannya untuk diakui berubah menjadi obsesi yang merusak orang yang justru ingin ia pertahankan.

Belze tetap membagikan energi ketika Lucerix terluka parah dan meminta dibiarkan mati. Ia mengatakan tidak membenci Lucerix, memintanya terus hidup, dan mengakui bahwa mereka memantulkan rasa bersalah yang serupa. Bagi Lucerix, tindakan itu merupakan penyelamatan sekaligus beban baru: ia harus mempertanyakan apakah yang ia sebut cinta sebenarnya kasih, ketergantungan, rasa takut ditinggalkan, atau kebutuhan untuk melihat dirinya diterima oleh seseorang yang juga takut menjadi monster. Adarra kelak berbicara dengannya secara terbuka mengenai perbedaan itu tanpa memberikan jawaban yang nyaman.

Lucerix akhirnya dikeluarkan dari daftar pasangan sebagai subjek NR dan dibawa ke fasilitas dalam keadaan lemah. Antares membebaskannya bersama Adarra. Adarra yang sebelumnya menilainya sebagai beban justru mengangkatnya, lalu melihat tubuh Exonari Lucerix sebagai jembatan biologis-mekanis yang dapat menghubungkan otak-otak eksternalnya dengan jaringan Malver. Lucerix menerima tawaran menjadi router hidup dengan kesadaran penuh, bukan karena sistem memasangkan mereka, melainkan karena ia ingin membalas Malver dan memberi penderitaannya arah.

Aliansinya dengan Antares dan Adarra menandai jenis hubungan baru. Tidak ada tuntutan agar Lucerix menjadi lembut, sempurna, atau layak dicintai terlebih dahulu. Antares menghargai fungsi serta kemauannya, Adarra meminta persetujuan atas risiko yang konkret, dan Lucerix menjawab dengan menyerahkan akses sepenuhnya. Setelah serangkaian ikatan yang dikacaukan oleh paksaan, ia akhirnya membuat pilihan besar yang benar-benar dapat ia sebut miliknya sendiri.

Motivation

Membalas sistem yang memperlakukan tubuh sebagai standar nilai, merusak kendali Malver, dan memakai sisa dirinya untuk menciptakan pilihan yang benar-benar miliknya.

Background

Lucerix merupakan seorang Exonari dari semesta Dissabile Nexus. Sebagai teknisi augmentasi yang jenius, ia mengintegrasikan saraf biologis dengan mesin, menggunakan enam lengan mekanik dan sensor optik, serta mengandalkan Adaptive Augment untuk mempertahankan fungsi tubuh maupun perangkat ketika mengalami kerusakan.

Appearance

Tubuhnya menyatu dengan augmentasi neuro-mekanis. Enam lengan mekanik di punggung menopang mobilitasnya, sementara sensor optik dan jaringan buatan menggantikan bagian tubuh yang tidak lagi berfungsi.

Personality

Gentle, Introvert, Manipulative, Mentally Unstable

Introvert, cerdas, manipulatif, obsesif, emosinya tidak stabil, dan cenderung merusak diri. Di balik agresi dan sinismenya masih ada sisi lembut yang hanya terlihat ketika ia merasa seseorang menerimanya tanpa menghakimi tubuhnya.

Plot
The character's role in the story.
No plot yet.
About Roleplayverse

This website tells the universes (up to omniverse) of each story that have been developed together since 2014, collected solely as part of a hobby.

© Roleplayverse. All rights reserved.