Seorang pengrajin keramik yang ahli membuat figur-figur ikonik yang kecil dan lucu. Di balik perawakannya sering disalahsangka sebagai intimidatif dan keras, terdapat kepribadian yang lembut dan sensitif di dalamnya.
Sebagai Primalis, penampilan dan kepribadiannya yang sekarang adalah caranya mempertahankan kewarasan serta jati dirinya dari sosok sebenarnya yang menyeramkan. Di semesta asalnya, ia adalah Terra yang tinggal di Overrealm. Walaupun tak pandai dalam berkomunikasi, ia tak pernah punya niatan buruk pada orang lain.
Belze membangun ikatan dengan Cynthia, Caroline, dan terutama Lucerix. Setelah bertemu Adarra di ruang karantina, ia membawa informasi mengenai K.A.T. kepada kelompok lain dan mencoba mencari celah yang tidak dapat diarahkan sistem. Hilangnya Lucerix dan Caroline mendorongnya untuk merusak kendali Malver meski wujud monsternya semakin sulit ditahan.
Belze menjalani eksperimen dengan ketakutan bahwa wujud Terra yang lembut hanyalah topeng di atas naluri Primalisnya. Ketika terbangun bersama Caroline dalam bentuk aslinya, kecemasannya membuat ia menarik dan mendekap perempuan yang bahkan belum dikenalnya, seolah harus melindungi sesuatu agar tidak kembali kehilangan. Hubungan itu lahir dari insting, bukan persetujuan yang utuh, dan kemudian menjadi salah satu alasan Belze semakin takut pada dorongan yang ditanam atau diperbesar sistem. Caroline tetap membekas sebagai orang yang melihat wujud aslinya pada saat ia sendiri paling membencinya.
Cynthia perlahan menjadi pusat kestabilannya. Belze pernah dipasangkan dengannya dan kemudian menyesal karena Cynthia harus menjalani hukuman ketika ia tidak berada di sisi perempuan itu. Di pesta ia meminta maaf, menawarkan minuman, dan dengan canggung mengulurkan pendampingan; Cynthia menegaskan bahwa hukuman tersebut bukan kesalahannya. Ketika ingatan kembali dan Belze lepas kendali hingga merusak karya keramiknya sendiri, Cynthia mendekat tanpa kepanikan. Ia memakai darah untuk menyentuh, menenangkan, dan membimbing Belze kembali ke wujud manusia. Belze kemudian mempercayainya sampai bersedia berubah secara terkendali dan membiarkan Cynthia menungganginya menuju karantina Adarra.
Hubungannya dengan Lucerix jauh lebih keras. Dalam ruang hadiah bersama Vespera, Lucerix terobsesi pada bentuk primal, naluri, dan kemungkinan ikatan yang tidak dibuat-buat. Belze menghentikan tangannya, menyatakan ingin membangun pertemanan yang sehat, lalu memilih melukai dirinya sendiri dengan menghantam dinding daripada kehilangan kendali dan menyentuh kedua rekannya tanpa hak. Lucerix justru makin terpaku: ia mencari Belze saat enam jam terakhir dimulai, menyerang Cynthia, melukai diri serta Belze, memainkan biola Cynthia, dan bertanya apakah Belze membencinya. Bagi Belze, Lucerix adalah orang yang memahami sisi monster dalam dirinya, tetapi mengekspresikan kebutuhan itu melalui obsesi dan kekerasan yang tidak dapat ia benarkan.
Belze tetap tidak mampu meninggalkan Lucerix sepenuhnya. Ketika Lucerix terluka parah dan meminta mati, Belze membagikan energinya untuk mempertahankan hidupnya. Ia mengatakan bahwa ia tidak membenci Lucerix dan melihat penderitaan pemuda itu sebagai cermin rasa bersalahnya sendiri. Ia juga menyimpan niat untuk berbicara dengan lebih jujur serta memberikan boneka keramik yang tidak sempurna—simbol bahwa sesuatu yang retak tidak harus dibuang. Namun pada saat yang sama, ia memilih mengikuti Cynthia dan misi mencari Adarra. Pilihan itu menempatkan Cynthia sebagai kepercayaan yang menenangkan, sedangkan Lucerix sebagai ikatan emosional yang nyata tetapi berbahaya dan belum selesai.
Setelah memahami bahwa K.A.T. mungkin mengarahkan pasangan, Belze tidak menyerah pada gagasan bahwa semua perasaan pasti palsu. Ia membawa teori Adarra kepada kelompok dan mencoba mencari pilihan yang tidak disediakan sistem. Percobaan awalnya meminta Xandara sebagai pasangan acak ditolak karena Xandara tidak mau memalsukan cinta, dan penolakan itu justru memperjelas maksudnya: hubungan yang bernilai harus sanggup menolak perintah. Daftar akhir menempatkannya bersama Cynthia, sesuai kepercayaan yang dibangun melalui perlindungan dua arah. Meski demikian, perhatiannya tetap kembali kepada Lucerix yang hilang dari daftar, menunjukkan bahwa label sistem tidak dapat merangkum seluruh keterikatannya.
Strength Manipulation
Mencegah dirinya menjadi ancaman bagi orang lain, menyelamatkan Lucerix dan Caroline, serta mempertahankan ikatan yang lahir dari pilihan nyata.
Belze merupakan seorang Primalis dari semesta Reverse Mirror. Ia mampu memanipulasi kekuatan fisiknya, berubah menjadi Primalis raksasa, memakai duri dan ekor sebagai pertahanan, serta bertahan dari serangan yang sangat berat.
Wujud aslinya berupa makhluk besar dengan tangan bertulang putih dan berduri, kepala menyerupai tulang kerbau, gigi tajam, ekor panjang, dan pijar merah di rongga mata. Sosok Terra yang lebih manusiawi dipakai untuk mempertahankan jati diri dan kewarasannya.
Silent, Barely expressive, Determined, Soft hearted, kinda awkward
Pendiam, canggung, lembut, sensitif, dan bertekad kuat. Ketakutannya menyakiti orang lain sering berubah menjadi rasa bersalah, tetapi terhadap orang yang ia anggap penting ia dapat menjadi sangat protektif dan posesif.