Antares adalah keturunan Heayvwolder tingkat tiga, ras yang dikenal karena kekuatan fisik luar biasa dan kemampuan menyatu dengan medan energi suatu planet. Namun, walau darah ras kuat mengalir dalam dirinya, ia tidak lahir sebagai pewaris—melainkan perintis.
Keluarganya, bagian dari fraksi bangsawan Heayvwolder, terlibat dalam rangkaian pelanggaran yang mereka bungkam selama berabad-abad. Ketika skandal mencuat ke permukaan, keluarga mereka dihapus dalam sejarah. Antares dijatuhkan ke Bumi sebagai bentuk pengasingan dan penebusan atas "masalah yang ditumpuk" oleh keluarganya.
Di Bumi, Antares menjalani hidup tanpa identitas, tanpa tujuan resmi, dan tanpa jejak digital. Ia hidup berpindah-pindah, menetap di bangunan tua, reruntuhan kota, atau area yang ditinggalkan. Tapi meskipun hidup dalam keterbatasan, satu hal yang tidak pernah ia kompromikan—adalah kebersihan. Ia merumuskan code sebagai pedoman dalam melakukan sesuatu. Misalnya, ia akan selalu membersihkan tempat tidur sebelum tidur.
Antares menjadi salah satu subjek yang paling konsisten membaca pola eksperimen Malver. Ia menemukan Program Penggabungan Paksa, memalsukan keberadaannya di dalam pod dengan ilusi, lalu keluar dari fasilitas kalibrasi. Bersama Adarra dan Lucerix, ia menyusun rencana untuk mendekati Malver sebagai pemikir, bukan lagi sebagai bahan percobaan.
Antares sejak awal memperlakukan lingkungan barunya sebagai teka-teki berbahaya. Ia mengamati udara, kebersihan, rutinitas, batas ruangan, serta perilaku pasangan sebelum mengambil keputusan. Luxya adalah orang pertama yang cukup dekat untuk mengusik keteraturannya. Sikap Luxya yang bebas dan provokatif berlawanan dengan kode hidup Antares, tetapi ia tetap memasak untuknya, memperhatikan kenyamanannya, dan mengakui bahwa pada awalnya ia mungkin menyukainya. Luxya kemudian memberinya gelang emas dan moonstone yang menyimpan kekuatan, sekaligus mengajaknya berhenti sekadar mengikuti permainan. Hubungan mereka memadukan ketertarikan, adu kendali, dan rasa ingin tahu; keduanya sama-sama cerdas, tetapi memakai kecerdasan itu dengan cara yang sangat berbeda.
Dalam ruang kekurangan oksigen, Antares memilih Sonata dan Leah karena keduanya merespons krisis paling cepat. Keputusan itu bukan pengakuan romantis, melainkan penilaian terhadap tempo berpikir dan kemampuan bertahan mereka. Leah mengenal Antares dari simulasi sebelumnya dan menunjukkan sedikit kecemburuan ketika ia juga meraih Sonata, sedangkan Sonata tetap waspada terhadap informasi Adarra. Antares tidak menjanjikan perasaan yang tidak ia miliki; ia membentuk tim karena tiga orang tersebut memiliki peluang terbaik untuk hidup. Walau dingin, pilihannya memberi Sonata dan Leah posisi sebagai rekan setara yang dianggap mampu bergerak tanpa perlu diselamatkan terlebih dahulu.
Hubungannya dengan Xandara berawal dari pertukaran informasi dan segera berubah menjadi konflik. Di pesta, Antares menawarkan TRUST agar Xandara dapat menyampaikan temuan dari jalur hadiah secara privat. Tindakan itu memicu kecemburuan Zion, namun Antares tetap mengutamakan data. Di ruang VIP ia menafsirkan hadiah sebagai perangkat biologis berbahaya; Xandara merasakan niat membunuh dan kode keras di balik ketenangannya, lalu menyerang. Antares lolos dengan memanfaatkan uap, fluida, dan ledakan. Mereka tidak menjadi sahabat, tetapi saling mengakui sebagai ancaman serius: Xandara mampu membaca tekad yang ia sembunyikan, sementara Antares melihat bahwa kesetiaannya kepada Zion dapat mengubah keputusan rasional menjadi kekuatan yang sulit diprediksi.
Sisi paling bermasalah Antares terlihat ketika ia sengaja mengurangi oksigen Bella dan kemudian Luxya untuk memancing reaksi sistem. Ia bersedia menjadikan kondisi kritis orang lain sebagai umpan apabila hasilnya membuka jalur menuju Malver. Namun tindakannya terhadap Luxya memperlihatkan kontradiksi: ia memang memanfaatkannya, tetapi saat Windham menyerang dengan kekuatan God-Maw, Antares membungkus Luxya dalam es pelindung dan menerima luka parah untuk mencegahnya lenyap. Ia bukan sosok yang tiba-tiba menjadi lembut; perlindungan itu menunjukkan bahwa kode pribadinya masih mengenal tanggung jawab atas orang yang telah ia masukkan ke dalam rencana.
Setelah diseret ke fasilitas kalibrasi, Antares memalsukan kondisi, keluar dari pod, menemukan bahwa lebih dari dua tahun hidup mereka telah dicuri, lalu membebaskan Adarra dan Lucerix. Kepada keduanya ia tidak menawarkan penghiburan kosong. Ia menawarkan tujuan: membaca fasilitas berulang yang menopang kekuasaan Malver dan mendekati pemiliknya sebagai pemikir yang dapat memahami struktur eksperimen. Adarra menjadi tandingan intelektual yang terus menguji rencananya, sedangkan Lucerix menjadi akses biologis yang berisiko. Antares akhirnya membangun hubungan paling pentingnya bukan dari pasangan yang dipilih sistem, melainkan dari aliansi sukarela antara tiga orang yang sama-sama mempunyai alasan untuk menghancurkan kendali Malver.
Merebut kembali otonomi, menghentikan siklus eksperimen, dan membebaskan seluruh subjek dengan rencana yang terukur.
Antares adalah seorang Heavyworlder dari semesta GUILTY SKY. Tubuhnya menjadi sangat padat karena terbentuk dalam gravitasi ekstrem. Ia mampu memanipulasi air dan fluida, mengatur aliran udara, serta membiaskan cahaya untuk menciptakan kamuflase dan ilusi.
Stoik, higienis, teratur, tajam, dan sangat pragmatis. Antares hidup menurut kode yang ia susun sendiri. Ia menolak tindakan gegabah, tetapi dapat bersikap tanpa ampun ketika suatu ancaman menurutnya harus dibersihkan.